Cari Blog Ini

Minggu, 14 April 2013

cara membuat sosis sapi



Berikut adalah beberapa resep cara membuat sosis.
Cara Membuat Sosis Sapi
Sosis merupakan salah satu jenis frozen food yang banyak digemari anak-anak. Terkadang dengan alasan kesibukan, para ibu rumah tangga memilih untuk menyajikan makanan siap saji yang langsung siap dalam beberapa menit. Sebenarnya tidak semua frozen food mengandung bahan yang berbahaya bagi tubuh kita. Apalagi frozen food hasil buatan kita sendiri yang sudah jelas tanpa menggunakan aneka bahan pengawet.
Berikut ini akan dijelaskan cara membuat sosis yang mudah, sehat, praktis dan tidak kalah lezat bila dibandingkan dengan sosis yang banyak beredar di pasaran saat ini.


SOSIS SAPI
Bahan:
600 gr daging sapi giling
100 ml minyak nabati
150 gr es serut
3 sdm tepung tapioka
1 sdt garam
1 sdt gula pasir
1/2 sdt merica bubuk
1/2 sdt ketumbar bubuk
1 sdm bawang putih cincang
1 butir putih telur
penyedap rasa secukupnya
Cara membuat sosis sapi:
Masukkan daging sapi giling, garam dan sebagian es serut ke dalam food processor.
Aduk dengan kecepatan sedang sampai tercampur rata kemudian tambah kecepatan menjadi kecepatan tinggi
Masukkan minyak nabati, aduk dengan kecepatan sedang.
Masukkan semua bumbu, tepung tapioka, sisa es serut, dan putih telur. Aduk semua sampai rata.
Pindahkan adonan ke dalam wadah baskom yang bersih dan kering.
Siapkan casing sosis.
Masukkan adonan ke dalam plastik segitiga.
Semprotkan adonan sosis ke dalam casing sosis sampai semua casing terisi adonan.
Ikat bagian ujung casing sosis dengan menggunakan benang, kemudian ikat per 10 cm bagian casing sosis dengan menggunakan benang.
Rebus casing sosis dalam air panas (jangan sampai mendidih) Biarkan selama 15-20 menit sampai matang
Angkat casing sosis dan langsung celupkan ke dalam air dingin
Tiriskan dan lepaskan ikatan benang. Tunggu sampai dingin
Masukkan sosis ke dalam wadah tertutup dan simpan ke dalam freezer.
Keterangan:
Jenis daging sapi giling bisa diganti dengan daging ayam, seafood, dll sesuai dengan selera kita.
Tidak punya casing sosis? gunakan saja plastik es lilin yang diikat setiap ujungnya.
Untuk tali, gunakan tali kasur yang kuat dan tahan panas
Aneka bumbu yang digunakan juga bisa disesuaikan dengan selera kita, misalnya kita bisa menambhakan blackpaper, paprika bubuk, dll
Jangan pernah menghilangkan es serut dalam proses pembuatan sosis karena es serut membantu menjaga suhu adonan agar tetap dingin. Suhu adonan yang cenderung panas akan menyebabkan tekstur sosis menjadi lembek
http://carapedia.com/sosis_sapi_info419.html
Resep Sosis Sapi Homemade
Suka makan sosis? hampir semua orang, tua, muda, anak2 suka makan sosis (eitt ini bukan iklan looh,,hahaha) Tapi kita harus waspada karena saat ini banyak sekali merk sosis yg gak jelas bahannya. Maksudnya merk sosis murah yg banyak sekali campuran bahan lain selain daging sapi, saya gak bisa jelasin detailnya takut ada yg protes karena saya bukan pakar sosismatika,,hehehehe. Nah biar lebih aman lebih baik kita buat sosis sapi sendiri, lebih terjamin kualitasnya karena kita sendiri yg membuat & rasanya gak kalah looh dengan buatan pabrik! (kalo udah jago bikinnya bisa di jadikan ladang usaha, jual sossis homemade ;-) )
Bahan:
- daging sapi 500 gr
- tepung tapioka 200 gr
- putih telur 3 butir
- merica bubuk 1 sendok teh
- bawang putih 3 siung, haluskan
- garam dapur secukupnya
- gula pasir 1/2 sendok makan
- air es 100 ml atau es serut 150 gr
- plastik khusus sosis (casing) secukupnya
cara membuat :
1. pisahkan daging dari lemak dan jaringan ikat jika ada. campur daging dengan sebagian air es.
2. haluskan dengan foodprocessor (kalo gak punya pake chopper blender aza)
3. campur daging dengan bahan lainnya, aduk rata. masukan adonan kedalam plastik segitiga.
4. semprotkan adonan sosis kedalam casing hingga adonan habis. Rapatkan dan ikat ujung casing dengan tali, kemudian ikat kembali tiap 10 cm dari ujung ikatan.
5. kukus/rebus sosis hingga matang 30 menit. Angkat dan masukan dalam air dingin. tiriskan dan lepaskan sosis dari tali ikatan benangnya.
6. sosis siap digunakan.
http://ibumudabijak.blogspot.com/2012/06/resep-sosis-sapi-homemade.html
Resep Sosis Ayam
Posted by admin on June 9, 2012 // Leave Your Comment
Resep sosis berikut ini terbuat dari olahan daging ayam. Sebenarnya ada banyak jenis sosis berdasar bahan dasarnya, seperti sosis ayam, sosis ikan, sosis sapi, sosis tempe dan sebagainya. Pembuatan sosis di Indonesia belum begitu populer masyarakat dibanding makanan lainnya. Jika anda tertarik membuatnya, berikut resep sosis ayam yang bisa anda coba dirumah.
Bahan Sosis Ayam :
Daging ayam giling, 600 gram
Es serut, 150 gram
Tepung tapioka, 4 sendok makan
Garam, secukupnya
Gula pasir, secukupnya
Merica bubuk, 1 sendok teh
Bawang putih bubuk, 1 sendok teh
Putih telur, 1 butir
Air, 2 liter, untuk merebus
Plastik khusus sosis ( casing ) , secukupnya
Air es, secukupnya ( untuk merendam )
Cara Membuat Sosis Ayam :
Campur ayam giling dan sebagian es, haluskan dengan food processor ( blender ) hingga halus.
Campur ayam dan bahan sosis lainnya, aduk rata. Masukkan adonan dalam plastik segitiga.
Semprotkan adonan sosis ke dalam casing hinggga adonan habis. Ikat dengan benang bagian ujung casing, kemudian ikat kembali tiap 10 cm ( sesuai selera ) dari ujung ikatan.
Rebus / Kukus sosis hingga matang. Angkat dan masukkan dalam air es. Tiriskan sosis dan lepaskan ikatan benangnya.
Sosis ayam siap digunakan.
Untuk 22 buah Sosis Daging Ayam
Tips Sosis Ayam :
Jika ingin sosis lebih kenyal, tambahkan saja phosmix MP. Satu resep diatas, cukup anda tambahkan 1 sendok teh saja.
Agar sosis rasanya gurih, ayam gilingnya dibuat dari daging yang dicampur dengan kulit.
Ikat casing sosis dengan kuat, agar air rebusan tidak masuk dalam adonan sosis.

Cara Membuat Kripik Belut Gurih



Cara Membuat Kripik Belut Gurih
Sabtu, 16 Februari 2013
Pada dasarnya hewan ini adalah sejenis ikan, walupun tidak seperti ikan-ikan yang lain yang harus hidup didalam air, namun untuk ikan jenis yang satu ini lebih suka hidup didalam lumpur terutama disawah dengan cara membuat gorong-gorong kecil sebagai tempat hidupnya. Ikan apakah ini dan jawabannya adalah belut sawah(Monopterus albus) yang tentunya buat anda semua tidak asing karena ikan ini juga sering dijajakan dipasar yang kemudian diolah menjadi bermacam-macam masakan.

Belut yang pada dasarnya habitat aslinya adalah disawah sekarang juga sudah banyak yang membudidayakannya, karena semakin banyaknya permintaan belut yang akan diolah menjadi sebuah camilan kering yaitu keripik. Walaupun ketika masih hidup ikan ini cukup menakutkan bagi sebagian orang, namun ketika sudah menjadi keripik sebagian besar orang akan hilang ketakutannya dan akan menjadi sebaliknya karena akan lahab untuk menyantabnya.

Tidak mengherankan memang jika sebagian besar orang akan sangat suka dengan jenis keripik ini, karena keripik belut memiliki rasa yang sangat gurih, bahkan menariknya banyak yang berpendapat jika belut sendiri adalah salah satu jenis ikan tawar yang paling nikmat untuk dijadikan masakan apapun.  

Keripik belut sendiri pada dasarnya juga cukup sederhana mengolahnya, yaitu dengan cara digoreng yang dilapisi oleh adonan tepung dengan bumbu rempah. Berdasarkan dari sumber yang kami dapat produksi keripik belut yang terkenal adalah daerah Wates Yogyakarta dan dijajakan untuk oleh-oleh khas daerah tersebut. Namun selain itu menurut kami keripik belut juga banyak diproduksi diberbagai daerah lain hal ini kemungkinan diimbangi dengan besarnya permintaan konsumen akan keripik belut yang terkenal sangat nikmat dan gurih.

Sebagai ikan yang sudah dibudidayakan tentunya akan semakin memudahkan kita untuk bisa membelinya dipasar-pasar tradisional. Dan apabila anda memutuskan untuk mengolah belut tersebut menjadi keripik, berikut adalah resep dan cara membuatnya.
Resep Keripik Belut
1kg belut upayakan jangan ukuran yang terlalu besar
300 gram tepung terigu
100 gram tepung beras
9 siung bawang putih
3 sendok makan ketumbar
1 butir telur
5 cm kunyit
garam dan air secukupnya

Cara membuat
  • Bersihkan isi atau jeroan dari belut hingga benar-benar bersih
  • Haluskan bumbunya yaitu bawang putih, ketumbar, kunyit dan garam
  • Campurkan tepung dengan bumbu halus dan tambahkan air secukupnya kira-kira jangan terlalu encer
  • Panaskan minyak untuk menggoreng dengan api agak kecil
  • Celupkan belut kedalam adonan tepung yang sudah dibuat hingga merata, kemudian goreng hingga matang dan garing.

Budidaya Ternak Belut Cara Modern Terbaru



Budidaya Ternak Belut Cara Modern Terbaru
February 18, 2013 in Perikanan
Budidaya Ternak Belut Cara Modern Terbaru.  Belut sudah lama menjadi tren kuliner di berbagai resto modern. Bahkan di Singapura dan Jepang belut sangat diburu oleh konsumen. Selain mempunyai protein tinggi, belut mengandung omega yang sangat bermanfaat untuk pertumbuhan otak.
Budidaya Ternak belut sebenarnya tidak terlalu sulit. Waktu panennya juga bisa dipersingkat dari 7 bulan menjadi 4 bulan, tergantung pada penanganan pakan dan media. Secara ringkas, teknis budidaya dan pemeliharaan belut hanya memerlukan perhatian pada memilih lokasi budidaya, pembuatan kolam, media pemeliharaan, memilih benih,penetasan, pakan serta hama.
Kolam Budidaya Ternak Belut
Kolam budidaya ternak belut terbagi menjadi 4 yaitu :
  1. Kolam pemijahan : berfungsi untuk mengawinkan induk belut yang sudah terpilih.
  2. Kolam pendederan : berfungsi untuk menampung dan membiakkan benih belut yang berukuran 1-2 cm.
  3. Kolam belut remaja : berfungsi untuk menampung dan membiakkan belut yang berukuran 3-5 cm.
  4. Kolam belut konsumsi : terbagi menjadi 2 tahapan yang masing – masing tahapan membutuhkan waktu 2 bulan. Tahap pertama pemeliharaan belut dari ukuran 5-8 cm menjadi ukuran 15-20 cm. Tahap kedua pemeliharaan belut dari ukuran 15-20 cm menjadi 30-40 cm.
Bangunan Kolam Budidaya Ternak Belut
Bangunan jenis-jenis kolam Ternak belut secara umum relatif sama, hanya dibedakan oleh ukuran, kapasitas dan daya tampung belut itu sendiri.
  1. Ukuran kolam induk kapasitasnya 6 ekor/m2. Untuk kolam pendederan (ukuran belut 1-2 cm) daya tampungnya 500 ekor/m 2. Untuk kolam belut remaja (ukuran 2-5 cm) daya tampungnya 250 ekor/m 2 . Dan untuk kolam belut konsumsi tahap pertama (ukuran 5-8 cm) daya tampungnya 100 ekor/m 2. Untuk kolam belut konsumsi tahap kedua (ukuran 15-20cm) daya tampungnya 50 ekor/m 2, hingga panjang belut pemanenan kelak berukuran 3-50 cm.
  2. Pembuatan kolam belut sebaiknya dengan bak dinding yang disemen tapi dasar kolam dibiarkan tanah tanpa diplester.
  3. Media dasar kolam terdiri dari bahan-bahan organik seperti pupuk kandang, sekam padi dan jerami padi. Caranya kolam yang masih kosong lapisan pertamanya diberi sekam padi setebal 10 cm, diatasnya ditimbun dengan pupuk kandang setebal 10 cm, lalu diatasnya lagi ditimbun dengan ikatan-ikatan merang atau jerami kering. Setelah tumpukan-tumpukan bahan organik selesai dibuat (tebal seluruhnya sekitar 30 cm), barulah air dialirkan ke dalam kolam secara perlahan-lahan sampai setinggi 50 cm (bahan organik + air). Dengan demikian media dasar kolam sudah selesai, tinggal media tersebut dibiarkan beberapa saat agar sampai menjadi lumpur sawah. Setelah itu belut-belut dilepaskan ke dalam kolam.
Pemijahan dalam Budidaya Ternak Belut
  1. Biasanya belut yang dipijahkan adalah belut betina berukuran ± 30 cm dan belut jantan berukuran ± 40 cm.
  2. Untuk kolam seluas 1 m2 diisi satu set indukan (1 ekor jantan dan 2 ekor betina). Waktu pemijahan belut diperkirakan berlangsung selama 10 hari setelah itu baru telur dari belut menetas. Telur akan menetas dan dalam waktu 5-8 hari dan belut berukuran 1,5 – 2,5 cm. Dengan ukuran tersebut, bibit belut diangkat dan ditempatkan pada kolam pendederan untuk untuk di pelihara selama 1 bulan untuk mencapai ukuran 5-8 cm.
Penyiapan Budidaya Ternak Belut
  1. Bibit belut yang layak dan siap dipelihara adalah bibit yang sudah berukuran 5-8 cm. Biasanya sudah berumur sekitar 4 bulan, melalui 2 tahap dengan masing –masing tahapan selama 2 bulan.
  2. Bibit bisa diperoleh dari bak / kolam pembibitan yang telah atau bisa juga bibit diperoleh dari peternak pembibit yang lain.
  3. Perlakuan dan perawatan bibit, dari hasil pemijahan anak belut ditampung di kolam pendederan calon benih selama 1 bulan. Dalam hal ini benih diperlakukan dengan secermat mungkin agar tidak banyak yang hilang. Caranya dengan pengairan yang bersih, lebih baik lagi apabila bibit tersebut berada pada air yang mengalir.
Pemeliharaan dan Pembesaran dalam Budidaya Ternak Belut
  1. Pemupukan
Gunakan jerami yang sudah lapuk, berfungsi untuk membentuk pelumpuran yang subur dan pupuk kandang juga diperlukan sebagai salah satu bahan organik utama
  1. Pemberian Pakan
Bila diperlukan bisa diberi makanan tambahan berupa cacing, kecoa, ulat besar (belatung) yang diberikan setiap 10 hari sekali.
  1. Pemeliharaan Kolam dan Tambak
Yang perlu diperhatikan pada pemeliharaan belut adalah menjaga kolam agar tidak ada gangguan dari luar dan dalam kolam tidak beracun.
Demikian info singkat mengenai cara budidaya ternak belut. Namun yang harus dipahami dalam bisnis ternak belut adalah pengalaman dalam pemeliharaan seringkali akan lebih memberikan pengetahuan baru dibanding teori. Selain itu, pastikan pasar dan sistem marketing yang akan digunakan untuk memasarkan. Jangan sampai usaha ternak belum yang sudah menyita waktu dan tenaga akan dibeli dengan murah oleh para tengkulak. Berbagai referensi bisnis bisa anda dapatkan DISINI (gresik.co/berbagai sumber)
Kata Pencarian:
budidaya belut (19),ternak belut (8),beli belut (6),beternak belut (4),cara mengekspor belut (4),cara beternak lele (4),olahan belut (4),jual belut 2013 (4),budidaya belut baru (3),olahan budidaya belut (3),cara budidaya belut (3),cara beternak belut (2),prospek budidaya belut (2),cara mengawinkan belut (2),bisnis belut 2013 (2),Mengawinkan belut (2),jual belut (2),analisa ternak belut (2),Belut emas di gresik (2),analisa budidaya belut (2),budidaya belut terbaru (2),kolam belut (2),pasar belut (1),obat perangsang buat ternak belut (1),pasar belut jawa timur (1),pembesaran belut (1),membuat benih belut (1),jualbelut (1),kolam budidaya belut air bersih (1),obat perangsang buat bibit belut (1),media budidaya ternak belut (1),media yang diperlukan untuk budidaya belut air bersih (1),PETERNAKAN BELUT (1),Penetasan belut modern (1),prospek usaha budidaya belut (1),teknik mengawinkan belut (1),ternak belut 2013 (1),ternak belut air bersih (1),ternak belut caranya (1),ternak belut jawa (1),ternak belut jawa timur (1),trans7 15 maret 2013 ada belut emas di gresik (1),ukuran besar induk untuk ternak belut (1),prospek budidaya belut jawa timur 2013 (1),prospek berternak belut (1),Penetasan telur belut (1),perangsang belut (1),perangsang buat belut (1),perangsang memijah belut (1),ternak belut terkini (1),perusahaan pengekspor belut/jawa timur (1),peternak belut di jatim (1),peternak belut di surabaya (1),peternak belut jawa timur (1),yang beli belut (1),film tentang budidaya belut (1),bisnis cara ternak belut 2013 (1),alamat budidaya belut 2013 kedu (1),beternak secara modern (1),beternak modern (1),beternak belut modern (1),beternak belut empat bulan (1),beternak belut air jernih (1),beternak adalah usaha yang tak menyita waktu (1),berita tentang belut emas (1),berita belut emas gresik (1),belut moderj (1),belut gresik maret 2013 (1),belut (1),beli belut 2013 (1),analisis budidaya belut air jernih (1),analisa usaha ternak belut air bersih 2013 (1),analisa budidaya belut kolam air bersih (1),budidaya belut air jernih (1),budidaya belut air jernih surabaya (1),budidaya belut di air bersih (1),film budidaya ternak (1),distributor belut di jawa timur (1),data ekspor belut 2013 (1),cara ternak belut (1),cara terbaru berternak belut (1),cara pemijahan belut di air bersih (1),cara eksport belut (1),cara ekspor ikan belut (1),cara ekspor belut ke jepang (1),cara ekspor belut (1),cara budi daya dan memilih indukan belut (1),budidaya modern jepang (1),budidaya belut terkini (1),budidaya belut secara modern (1),budidaya belut media air bersih (1),budidaya belut jawa timur (1),budidaya belut di air bersih secara moderen (1),analisa budidaya belut jepang (1)

Kiat Sukses Cara Pembibitan Belut



Kiat Sukses Cara Pembibitan Belut


Keberhasilan dalam membuat bibitan belut tergantung seberapa besar pengetahuan kita tentang cara pemeliharaan belut untuk dijadikan induk. Ada beberapa pendapat yang beranggapan bahwa ternyata belut bisa berubah jenis kelamin. Pada permulaan pertumbuh belut menjadi belut dewasa akan cendrung berjenis kelamin betina yang memiliki sek telur untuk dibuahi, tapi setelah proses pembuahan dengan terjadinya perkawinan secara alami dan menetaskan telur. Induk betina akan berubah menjadi jantan. Dan ada juga belut yang tidak tumbuh kelamin yang biasa disebut belut banci.

Oleh karena itu kiat sukses cara pembibitan belut yaitu kita harus mengetahui ciri-ciri belut yang dapat dijadikan indukan, diantaranya:
  • Belut harus berumur antara 3-5 bulan
  • Sangat lincah dan agresif ketika bergerak
  • Bertubuh mulus bersih dan tidak memiliki luka
  • Postur tubuh keras

Ciri-ciri belut betina :
  • Kepala berbentuk runcing
  • Panjang tubuhnya kurang dari 30 cm
  • Ekor berbentuk lancip
  • Umur kurang dari 7 bulan

Ciri-ciri belut jantan :
  • Kepala berbentuk tumpul
  • Panjang tubuhnya lebih dari 30 cm
  • Ekor berbentuk kurang lancip
  • Umur lebih dari 7 bulan

Kita harus mengamati prilaku belut untuk melakukan perkawinan agar mendapatkan bibit yang baik, karena belut mempunyai perilaku yang khas.

Berikut ini beberapa prilaku belut dalam melakukan reproduksi :
  1. Pada saat bergerombol belut dewasa akan saling mencari dan menjajaki pasangannya masing-masing. Belut jantan akan dicari belut betina untuk membuahi telur yang sudah siap untuk dikeluarkan dari perutnya.
  2. Sesuai dengan nalurinya mereka akan mendapatkan pasangan masing-masing, dan biasanya ukuran tiap pasangan tidak terlalu jauh. Cuma biasanya ukuran belut jantan sedikit lebih besar dibandingkan dengan ukuran tubuh belut betina.
  3. Setelah menemukan pasangan, belut jantan akan membuat lubang sebagai sarang untuk kawin. Pasangan akan menuju lubang yang sudah disiapkan untuk kawin.
  4. Setelah melakukan proses perkawinan beberapa hari kemudian pada permukaan air akan muncul busa berwarna putih kekuningan. Telur akan  disimpan pada busa  dan tugas induk jantan untuk menunggui telur tersebut. Sedangkan induk betina setelah mengeluarkan telur akan pergi untuk mencari makan dengan membuat lubang persembunyian untuk menunggu mangsanya.
  5. Dalam waktu 1 – 7 hari telur akan menetas, dan busa akan bertahan sampai proses penetasan. Belut jantan akan selalu menjaga selama proses telur sampai menetas menjadi larva.
  6. Setelah menjadi bibit, belut akan mencari makan sendiri. Tapi belut merupakan hewan kanibal, oleh karena itu belut harus dipisah sesuai dengan besarnya ukuran tubuh mereka untuk mengurangi terjadinya kanibalisme.

Reproduksi belut bisa terjadi beberapa kali dalam satu siklus sesuai dengan tingkat kesuburan induk betina.
Dengan mengetahui ciri-ciri dan prilaku induk belut jantan dan betina diharapkan kita bisa sukses dalam membuat bibit belut.